TSB Mendaftarkan Service IBM serta Menginformasikan Hub Tehnologi Edinburgh

TSB Mendaftarkan Service IBM serta Menginformasikan Hub Tehnologi Edinburgh

TSB memakai service cloud dari IBM untuk membuat basis cloud hybrid untuk memberi dukungan transformasi digitalnya yang berkepanjangan, ikuti persetujuan yang akan lihat bank membuat 100 pekerjaan tehnologi di Edinburgh. IBM akan membuat serta mengurus cloud pribadi untuk TSB serta buka tehnologi baru seperti kecerdasan bikinan (AI) ke bank lewat service cloud publik.

Persetujuan IBM akan lihat aliran perbankan pokok serta aplikasi TSB seperti ATM, internet banking, mobile banking, serta cabang jalan tinggi yang digerakkan di cloud yang dikumpulkan. Jadi sisi dari TSB ini akan membuat pusat tehnologi baru di Edinburgh, membuat 100 pekerjaan TI baru di ibukota Skotlandia, terhitung spesialis tehnologi, insinyur data serta analis, yang akan dibuka pada bulan April.

Suresh Viswanathan, COO di TSB, menjelaskan kemitraan dengan IBM mengidentifikasi babak setelah itu dari transformasi bank. “Saat pergerakan perkembangan serta keinginan konsumen setia untuk service baru bertambah, kemitraan kami pastikan penawaran digital kami masih bersaing serta sangat mungkin kami untuk melakukan tindakan bertambah cepat untuk penuhi keperluan konsumen setia TSB,” tuturnya.

Persetujuan IBM ialah sisi dari gagasan TSB untuk habiskan £ 120 juta pada digital sepanjang tiga tahun ke depan, seperti yang dipublikasikan oleh CEO Debbie Crosbie. Crosbie menggantikan jadi CEO sesudah Paul Pester mengundurkan diri pada September 2018 jadi akibatnya karena musibah besar TI yang dirasakan bank pada April 2018, saat migrasi skema perbankan pokok berjalan salah. Peralihan yang tidak berhasil dari skema yang awalnya Lloyds Banking Grup, tempat account konsumen setia di-host, ke basis yang diketahui jadi Proteo4UK dari Parent Sabadell yang baru, membuat beberapa ribu konsumen setia terkunci dari account mereka, serta beberapa alami kehilangan uang dari account. IBM membuat laporan awal untuk TSB mengenai musibah itu.

Baca juga : Bab Menanggulangi Banjir Jakarta, Ahok Ucapkan Anies Lebih Cerdas

Ada waktu saat bank malas untuk geser ke cloud, tapi ada gelombang bank high street tradisionil seperti TSB mengambil taktik cloud. BNP Paribas serta Bank of America bekerja bersama dengan IBM dalam taktik cloud hybrid. Kemelut bersaing serta konsumen setia yang pahami digital ialah dua kemampuan yang menggerakkan bank ke cloud. Untuk menyeimbangi bank lawan yang ada, banyak salah satunya tapi di cloud, bank tradisionil butuh membuat service cloud asli.

Lawan memiliki kemampuan awan beralih secara cepat dari inspirasi ke penyuplai keuangan yang ditata, membuat produk serta service secara cepat lewat peningkatan cloud. Cloud sangat mungkin organisasi tradisionil memberi respon keinginan konsumen setia secara cepat untuk produk serta fungsionalitas. Sepanjang diskusi cloud di SIBOS di London pada bulan Desember 2019, satu polling cepat dari audiensi yang terbagi dalam beberapa ratus eksekutif bank mengutarakan jika 44% telah berada di cloud publik, 35% memburu tertinggal, 19% sedang mempertimbangkannya untuk hari esok serta cuma 2% tidak memiliki di radar mereka. Survey cepat mengutarakan jika 37% memakai cloud publik untuk lengkapi skema dalam tempat dengan AI serta potensi evaluasi mesin, 35% jadi pilihan untuk aplikasi dalam tempat yang tidak penting, serta 28% untuk aplikasi di tempat yang gawat .

Posted in Berita and tagged , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *